Kegiatan After Class SD Negeri 1 Tumpang
Kegiatan outbond (berenang) telah menjadi rutinitas sekolah di SD Negeri 1 Tumpang setelah para siswa-siswi melaksanakan ujian akhir semester. Tidak hanya menjadi sekedar refreshing untuk para murid tetapi juga mempunyai tujuan dan manfaatnya, berikut ini tujuan dan manfaat berenang bagi murid sekolah dasar :
1. Tujuan Pembelajaran Renang di SD
Tujuan berkaitan dengan apa yang ingin dicapai oleh kurikulum atau guru melalui kegiatan ini.
- Pengenalan dan Adaptasi Air (Water Habituation): Tujuan utamanya adalah mengubah rasa takut menjadi rasa nyaman(bagi para murid yang pertama kali belajar berenang). Siswa diharapkan tidak panik saat wajah atau tubuhnya masuk ke dalam air.
- Penguasaan Keterampilan Penyelamatan Diri (Survival Skill): Mengajarkan teknik paling dasar: bagaimana cara mengapung, menahan napas, dan menuju tepi kolam jika terjatuh ke air. Ini adalah life skill nomor satu.
- Pengembangan Motorik Kasar: Melatih koordinasi gerakan tangan, kaki, dan pernapasan secara bersamaan, yang sangat krusial di usia emas pertumbuhan (7-12 tahun).
- Penanaman Hidup Sehat: Mengenalkan aktivitas fisik yang menyenangkan agar siswa terbiasa berolahraga sejak dini untuk mencegah obesitas.
- Pembentukan Karakter: Melatih kedisiplinan (mengikuti instruksi), keberanian (melawan rasa takut), dan kemandirian (mengurus diri sendiri saat ganti baju/mandi).
2. Manfaat Bagi Siswa SD
Manfaat berkaitan dengan dampak positif yang dirasakan langsung oleh fisik dan mental siswa.
A. Manfaat Fisik (Kesehatan & Pertumbuhan)
- Memacu Pertumbuhan Tinggi Badan: Berenang adalah olahraga non-weight bearing (minim beban gravitasi). Gerakan meregang dan melawan massa air merangsang pertumbuhan tulang dan otot, sangat baik untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan pesat.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Paru-paru: Berenang melatih sistem kardiovaskular. Anak menjadi tidak mudah lelah dan memiliki kapasitas paru-paru yang lebih baik (berguna untuk mencegah/mengurangi gejala asma).
- Menguatkan Otot Tanpa Cedera: Hambatan air (water resistance) 12 kali lebih besar dari udara. Setiap gerakan di air melatih seluruh otot tubuh namun dengan risiko cedera sendi yang sangat minim.
- Mencegah Obesitas: Berenang membakar kalori lebih banyak dibanding banyak olahraga darat lainnya karena tubuh bekerja keras menjaga suhu badan dan bergerak melawan air.
B. Manfaat Mental & Psikologis
- Meningkatkan Rasa Percaya Diri: Momen ketika seorang anak yang awalnya takut air akhirnya berhasil mengapung atau meluncur sendiri adalah dorongan kepercayaan diri yang luar biasa (sense of achievement).
- Relaksasi dan Mengurangi Stres: Air memiliki efek menenangkan (therapeutic). Aktivitas ini membantu anak melepas penat dari beban pelajaran di kelas.
- Melatih Fokus dan Konsentrasi: Berenang membutuhkan sinkronisasi otak kanan dan kiri untuk menggerakkan anggota tubuh secara ritmis sambil mengatur napas.
C. Manfaat Sosial
- Belajar Aturan dan Disiplin: Kolam renang adalah tempat dengan aturan keselamatan yang ketat. Siswa belajar menghormati aturan demi keselamatan bersama.
- Interaksi Sosial: Melalui permainan air beregu, siswa belajar kerjasama tim, sportivitas, dan empati terhadap teman yang mungkin masih takut air.
Catatan Penting: “Golden Age” Motorik
Usia SD (terutama kelas 1-3) adalah masa Golden Age untuk pengembangan motorik. Apa yang mereka pelajari di usia ini (seperti keseimbangan di air) akan terekam dalam muscle memory (memori otot) mereka seumur hidup. Anak yang bisa berenang sejak SD akan jauh lebih mudah menguasai olahraga air lainnya saat dewasa.
